I’m So Happy to Have You

Kedua mata saya sempat terpaku pada gambar mobil mewah yang muncul di dalam deretan lini masa Facebook saya. Pemilik mobil itu tak lain adalah teman saya yang menggeluti bisnis MLM.

Dari keterangan gambar itu, dia membeli mobil seharga Rp 250-an juta itu dari bonus MLM yang dijalaninya. Dia bahkan masih punya simpanan yang lebih dari cukup untuk membeli apa pun yang diinginkannya.

Entah memprovokasi atau memotivasi, sebab perbedaan keduanya tipis sekali ketika dia menuliskan bahwa semua impiannya bisa terwujud dengan bergabung di bisnis itu. Dia pun keheranan mengapa orang begitu bodoh untuk tidak mengikuti jejaknya.

Continue reading

Advertisements

About “All of Me”

cause all of me loves all of you

Loves your curves and all your edges

All your perfect imperfections

Give your all to me

I’ll give my all to you

Youre my end and my beginning

Even when I’m lose I’m winning

Cause i give you all of me

And you give me all of you..

Penggalan lirik All of Me dari John Legend itu memang kece banget. Sebuah ungkapan cinta yang tulus dari seseorang kepada pasangannya. Cinta yang tak banyak menuntut, tetapi menerima apa adanya. Karena tiada yang sempurna, cinta itu memang sejatinya menerima ketidaksempurnaan dengan sempurna.
Continue reading

Me Time

Saya masih sedang memikirkan bahan untuk menulis berita ketika teman saya sesama wartawan menanyakan rencana pernikahan saya. Dia yang sudah punya anak satu itu tiba-tiba saja memberi nasihat, lebih tepatnya curhat soal kehidupannya setelah berumah tangga.

“Nanti kalau sudah menikah mah, kamu hampir tidak punya lagi waktu untuk sendiri. Semuanya pasti tercurahkan untuk keluarga, istri terutama anak,” katanya.

Teman saya yang sudah lima tahun berumah tangga itu merasa tak lagi punya cukup waktu untuk mengekspresikan dirinya. Dia merasa waktunya lebih banyak untuk keluarga. Bahkan, untuk sekadar menikmati hari libur pun, dia sulit sekali. Soalnya, waktu itu sering kali tersita untuk kehidupan rumah tangga.
Continue reading

Trouble Is A Friend

Trouble he will find you, no matter where you go, oh oh No matter if you’re fast, no matter if you’re slow, oh oh The eye of the storm or the cry in the morn, oh oh You’re fine for a while but you start to lose control…

Lirik lagu Lenka itu seolah mendeskripsikan kondisi saya saat ini. Masalah, ah, ia memang selalu datang meski tanpa diundang. Selalu menghampiri tanpa dicari. Tak peduli kita santai atau cepat, dia akan selalu ada dan menginterupsi hari-hari kita.

Sudah sering saya mendengar orang mengeluh. Merasa bahwa dunia ini tak cukup adil baginya. Merasa bahwa beban hidup terasa terlalu berat untuk dipikulnya. Merasa bahwa hidup ini tak ada gunanya. Di manakah letak keadilan itu? Continue reading

Indahnya Taaruf

Kamu cantik sekali sore itu. Wajahmu cerah meski langit tertutup awan mendung. Senyummu mengembang, indah sekali. Balutan jilbab ungu semakin memancarkan pesonamu dari dalam. Untuk pertama kalinya, kala itu kita berjumpa. Hatiku berbunga-bunga. Ah, lebay memang, tapi begitulah adanya.

Meski didampingi mahram masing-masing, pertemuan itu terasa begitu menyenangkan. Sebab, itu membuat kita bisa menjaga diri dengan tetap membangun kedekatan. Sesekali aku menatapmu, begitu pun dirimu. Ketika pandangan kita beradu, kamu tersipu malu, seperti halnya diriku.

Kamu tak banyak bertanya soal kepribadianku. Entah karena kau yakin diriku bisa membuatmu nyaman, atau karena canggung sebab baru pertama berjumpa. Aku tak bisa menerka-nerka, apalagi berspekulasi. Aku pun begitu. Tak banyak yang kupertanyakan padamu. Hingga kita lebih banyak diam, meski kuyakin, hati kita saling berbicara. Continue reading

Untukmu Yang Memiliki Senyum Manis

Untukmu yang memiliki senyum manis. Yang kecantikannya selalu terpancar tanpa harus dipamerkan.

Aku tahu, kamu ada di sana merindukanku, seperti halnya diriku yang merindukanmu di sini. Aku tahu kau gelisah sebagaimana diriku. Aku yakin, kau menunggu saat-saat pertemuan kita yang indah nanti.

Tahukah kamu, aku selalu menyebutmu dalam setiap untaian doa yang kupanjatkan. Aku terus berupaya menjaga hati ini agar tidak tergoda hati yang salah. Kucoba terus menahan gejolak ini agar tak tercurahkan pada tempat yang tidak semestinya.
Continue reading