Waktu

Waktu itu ibarat pedang. Memang benar pepatah Arab itu. Barangsiapa mampu menggunakannya dengan baik, waktu bisa menjadi senjata baginya. Namun jika tidak, malah dirinya sendiri yang akan digilas waktu tanpa daya.

Waktu itu adalah ibadah. Betul juga ungkapan itu. Setiap saat, di mana pun, sejatinya kita menggunakan waktu untuk mengingat-Nya. Sebab siapa tahu, di saat yang tak terduga, ajal menjemput.

Waktu itu seperti kilat. Setuju. Betul-betul waktu itu cepat sekali berlalu. Perasaan baru kemarin hari Jumat, besok udah Jumat lagi, dan otomatis harus Jumatan.

Waktu adalah uang. Ah ini sih bisa benar bisa tidak. Benar mungkin, bagi pengelola warnet, pengelola wartel, atau bagi guru privat. Tapi bagi PNS, apa iya?

Yang pasti, waktu bisa sangat berarti ataupun tiada artinya bagi manusia. Bergantung pada cara dia memandang waktu itu sendiri. Bagiku, waktu adalah aset. Dialah yang mampu menjawab setiap tantangan. Memperbaiki keadaan. menyembuhkan luka. menghapus kesalahan. Dan seterusnya.. saya lagi males membuat kata-kata bijak..hehe

One thought on “Waktu

  1. “waktu bisa sangat berarti ataupun tiada artinya bagi manusia. Bergantung pada cara dia memandang waktu itu sendiri”

    setuju banget ama yang ini mas…..

    makasie sharingnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s