Hari Terakhir UN Ditutup Doa Bersama

SEJUMLAH siswa SMAN 1 Cileunyi melakukan doa bersama di areal masjid sekolah seusai melaksanakan ujian nasional (UN) hari terakhir, Jumat (26/3). Hari terakhir pelaksanaan UN berlangsung lancar dan aman.

BANDUNG, (PR).-

Sejumlah siswa kelas XII SMAN 1 Cileunyi melakukan doa bersama di areal masjid sekolah, seusai melaksanakan ujian nasional (UN) hari terakhir, Jumat (26/3). Selain bersyukur telah menjalani UN dengan lancar, para siswa juga berdoa agar mendapatkan hasil yang terbaik.

“Kami mengimbau agar semuanya tidak bersenang-senang dulu, sebab masih ada ujian sekolah yang harus dihadapi,” ujar Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum SMAN 1 Cileunyi, Drs. Tafif Bachtiar, seusai memimpin doa bersama. Dia mengatakan, berakhirnya UN tidak perlu dirayakan dengan aksi corat-coret, melainkan tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian berikutnya.

Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMAN 1 Cileunyi, Drs. Rasti Agus mengatakan. ujian sekolah akan dilaksanakan mulai Senin (29/3) meliputi ujian teori dan praktik. Meskipun demikian, Agus mengaku optimistis para siswa mampu melaksanakannya dengan baik. “Biasanya mereka tidak menganggap ujian sekolah sama sulitnya dengan UN,” ujarnya.

Sementara itu, hari terakhir pelaksanaan UN di sekolah tersebut tidak mengalami hambatan. Kepala Sekolah SMAN 1 Cileunyi Drs. Otang Rismas, M.Pd mengatakan, pelaksanaan ujian nasional di sekolah tersebut berlangsung lancar sejak hari pertama. Dia mengaku, selain telah mempersiapkan pelaksanaan UN dengan matang, hal tersebut juga terlaksana atas kerja sama panitia UN dengan beberapa pihak terkait, seperti Tim Pengawas Independen (TPI), pengawas ujian, dan petugas kepolisian.

“Distribusi soal berlangsung dengan lancar dan tidak ada hambatan,” kata Drs. Ujud Rusdia, M.Si., salah seorang Tim Pengawas Independen dari Universitas Bale Bandung. Dia menuturkan, beberapa siswa sempat mengalami ketegangan ketika melihat petugas kepolisian mengawasi mereka dengan mengenakan seragam dinas pada hari pertama UN. Namun, suasana kembali normal setelah petugas kepolisian tidak mengenakan seragam dinasnya pada hari-hari berikutnya.

Terkait dengan hasil UN kali ini, Agus mengaku optimistis semua siswa SMAN 1 Cielunyi lulus UN. “Berdasarkan hasil try-out yang dilakukan sebanyak tiga kali, nilai para siswa mengalami peningkatan. Oleh karena itu, kami berharap semuanya lulus,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas XII IPS 2, Raycha Sandra Anggraini (17) mengaku lega setelah melewati UN sampai hari terakhir. Dia mengatakan, dirinya cukup tenang selama mengikuti UN. ”Dibawa santai aja, kan sebelumnya udah persiapan,” katanya. Meskipun demikian, dia menambahkan, dirinya tidak sepenuhnya lega karena masih harus menghadapi ujian sekolah.

Hal senada diungkapkan Muhammad Riyana (17), siswa kelas XII IPS 3. Dia mengaku optimistis lulus UN. Walaupun sempat menerima SMS yang berisi kunci jawaban UN melalui telefon selulernya, dia mengaku yakin akan kemampuan sendiri. ”SMS itu kan belum tentu benar, lebih baik percaya diri aja,” kata siswa yang berencana mengambil jurusan Sastra Inggris di salah satu perguruan tinggi negeri ini. (Cecep Wijaya Sari)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s