Think Different

“Seseorang berada di lantai 30 di sebuah gedung bertingkat, kemudian dia meloncat melalui jendela. Anehnya, setelah meloncat, dia tidak terluka sedikit pun. Mengapa hal ini bisa terjadi?”

Pertanyaan retorik tersebut dilontarkan oleh Wapemred Pikiran Rakyat Bandung, Bpk. H. Budhiana pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang merupakan bagian dari proses seleksi wartawan PR. Beragam jawaban pun terlontar dari para calon wartawan, termasuk saya. Namun hampir semuanya menjawab bahwa orang tersebut memakai alat pengaman ketika meloncat, seperti tali, parasut, balkon, dll. Saya kira Anda juga berpikiran sama, bukan?

Ternyata eh ternyata, bukan jawaban seperti ini yang diharapkan Pak Budhiana. Dengan santai tapi pasti, dia menjelaskan jawaban yang diinginkannya. Menurut dia, orang tersebut tidak meloncat keluar gedung, melainkan masih di dalam gedung tersebut. Artinya, orang itu hanya meloncat dari ruangan satu ke ruangan lain melalui jendela. Dan Jawaban-jawaban para calon wartawan tadi, termasuk saya, menunjukkan bahwa sebagian besar orang masih berpikir linear. Searah. Tidak kreatif. Lebih tegas lagi, sempit. And I was like, “Fiuhhhhh???!!!”

Hal ini mengingatkan saya akan suatu model paradigma umum yang secara tak sadar telah tertanam di benak kebanyakan orang. Misalnya ketika anak-anak SD ditugasi gurunya menggambar pemandangan, saya yakin sebagian besar dari mereka akan menggambar gunung, sawah, lautan, dan sejenisnya. Padahal, gedung bertingkat, jalanan macet, pasar tradisional, dll. juga merupakan pemandangan, bukan? Contoh lain misalnya ketika diminta untuk menuliskan atau menceritakan sesuatu tentang polisi, seperti tema FGD hari ini, para calon wartawan, termasuk saya menuliskan hal-hal yang tidak jauh dari tilang, suap, ketakutan masyarakat, dll. Padahal, “polisi tidur” juga bisa menjadi salah satu topik yang menarik untuk dibahas.

Terus terang, pertanyaan Pak Budhiana ini sangat berkesan bagi saya. Soalnya, pertanyaan yang dikemas dalam bentuk teka-teki itu merupakan pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh setiap calon wartawan. Sebagai pencari fakta dan informasi, mereka diajak berpikir jernih, dengan melihat suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang. So, think different!

One thought on “Think Different

  1. hahaha,,,
    itu pertanyaan yang sudah saya lontarkan beberapa kali,, saya selalu mencoba berpikir seperti itu, beyond everybody’s mind,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s