Think Different

“Seseorang berada di lantai 30 di sebuah gedung bertingkat, kemudian dia meloncat melalui jendela. Anehnya, setelah meloncat, dia tidak terluka sedikit pun. Mengapa hal ini bisa terjadi?”

Pertanyaan retorik tersebut dilontarkan oleh Wapemred Pikiran Rakyat Bandung, Bpk. H. Budhiana pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang merupakan bagian dari proses seleksi wartawan PR. Beragam jawaban pun terlontar dari para calon wartawan, termasuk saya. Namun hampir semuanya menjawab bahwa orang tersebut memakai alat pengaman ketika meloncat, seperti tali, parasut, balkon, dll. Saya kira Anda juga berpikiran sama, bukan?

Ternyata eh ternyata, bukan jawaban seperti ini yang diharapkan Pak Budhiana. Dengan santai tapi pasti, dia menjelaskan jawaban yang diinginkannya. Menurut dia, orang tersebut tidak meloncat keluar gedung, melainkan masih di dalam gedung tersebut. Artinya, orang itu hanya meloncat dari ruangan satu ke ruangan lain melalui jendela. Dan Jawaban-jawaban para calon wartawan tadi, termasuk saya, menunjukkan bahwa sebagian besar orang masih berpikir linear. Searah. Tidak kreatif. Lebih tegas lagi, sempit. And I was like, “Fiuhhhhh???!!!” Continue reading

Advertisements

Tegakkan Keadilan!

Terus terang gue jijik geli banget sama hukum yang berlaku diberlakukan di negeri ini. Pantes aja kriminalitas tidak berkurang setiap harinya, malah makin bertambah. Gimana nggak, hukum yang ada hanya berlaku bagi orang-orang kecil (baca: tak punya duit buat beli hukum). Sementara yang punya duit, cukup menyumpal mulut-mulut para mafia hukum, dan setelah itu dia bisa ongkang-ongkang-ongkang kaki (saking enaknya, jadi ongkangnya ada tiga!)

Satu lagi bukti kebobrokan hukum di Indonesia. Ehmm… dua denk. Baru-baru ini, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum melakukan sidak ke rutan Pondok Bambu, Jaktim. Dan apa yang ditemukan? Ternyata saudara-saudara sekalian… rutan itu sekarang menjadi hotel bintang lima! bayangkan, di dalamnya ada kulkas, TV, AC, ruang rapat, sofa, karaoke, plus servis pembantu. Dan anehnya lagi, penghuni tempat dengan fasilitas itu cuma beberapa ekor gelintir orang. Dan salah satunya adalah koruptor BLBI Artalyta alias Ayin. Continue reading

Wait and See…

Kangen juga udah lama ga posting di blog nih. Setelah beberapa kali gagal posting, akhirnya kali ini berhasil juga. Dan ini adalah postingan pertamaku di tahun 2010 ini. Kemarin2 sempet mulai nulis juga sih beberapa paragraf kalimat, tapi hanya karena aku pikir tulisan itu kurang bagus, akhirnya ga jadi posting. Dan kejadian ini terus berulang, sampai akhirnya aku memutuskan untuk posting hari ini. Aku jadi ingat suatu ungkapan, “you don’t have to be great to start, but you have to start to be great.” So, mulai saja!

Oiya, dalam postingan sebelumnya aku pernah menyinggung soal resolusi. Pada awal tahun ini, aku sudah membuat beberapa resolusi yang ingin kucapai selama setahun ke depan. List lengkapnya insya Allah akan kutulis di postingan berikutnya. Dan salah satu resolusiku tahun ini adalah pergi ke luar angkasa. Ah, bukan, maksudku ke luar negeri :).

Ya, di tahun ini, aku ingin mewujudkan salah satu impianku untuk menginjakkan kakiku di luar negeri. Dalam postinganku terdahulu (Menggapai Impian) aku pernah menceritakan beberapa kali percobaan ke luar negeri yang gagal, namun aku tetap optimistis suatu saat kesempatan itu akan datang. Dan benar saja kawan, kesempatan itu datang kembali. Sebuah Global Internship di Cina dari AIESEC bisa jadi merupakan jalanku untuk berangkat ke luar negeri. Kemarin, aku baru saja menandatangani kontrak dengan AIESEC Bandung untuk melakukan projek itu sekitar bulan April tahun ini. Continue reading