Hukuman Apa Sih yang Pantas Buat Koruptor?

Tau kan, hari ini adalah Hari Peringatan Antikorupsi Sedunia? Berbagai aksi digelar di seluruh nusantara hari ini. seperti biasa, beberapa aksi menimbulkan kerusuhan dan kekacauan seperti yang terjadi di Makassar, Sulsel. Harap maklum, Indonesia🙂😦

Korupsi kayaknya termasuk kasus yang ga beres2 dari dulu. Setiap tahun pasti ada aja koruptor baru yang muncul. Seakan tren yang setiap pejabat merasa gatal bila tidak melakukannya. Di sisi lain, menurutku pemerintah kurang (baca: tidak) tegas menangani kasus ini. Meskipun sudah dibentuk lembaga KPK, malah lembaga itu sendiri yang tercoreng. Fiuh…

Anehnya, kasus-kasus kecil justru dibesar-besarkan sampai ke pengadilan. Kebayang ga, cuma gara-gara nulis email tentang keluhannya atas ketidaknyamanan pelayanan RS Omni, Prita Mulyasari disidang. Gara-gara mengambil tiga lembar kakao, Nek Minah di bawa ke pengadilan. Yang lebih lucu, gara-gara, maaf: kentut, pengadilan bersedia membahas kasus Hotmin Sitohang dan Omy Bustony itu. Hellooooo!!!!

Para koruptor, kalau menurut hukum Islam, seharusnya udah pada buntung. Soalnya mereka sama saja mencuri. Mencuri uang rakyat.

Tapi menurutku, hukuman-hukuman ini setidaknya cukup membuat para koruptor kapok (sekali lagi, ini menurutku ya):

1. Para koruptor dinaikkan ke puncak monas dengan hanya memakai singlet dan celana dalam terus bilang, “Aku berjanji tidak akan korupsi lagi” sebanyak jumlah uang yg mereka korupsi.

2. Dimasukkan ke dalam ruangan berukuran 3×3 m yang di dalamnya ada tikus sebanyak jumlah uang yang mereka korupsi.

3. Dikasih makan nasi aking 3x sehari selama setahun.

4. Dikirim ke Irak atau Afganistan untuk Jihad.

5. Seluruh badan diikat terus dikelitikkin oleh 1000 orang secara bergiliran selama satu bulan penuh nonstop.

6. Berdiri di atas Monas seperti Limbad selama satu bulan. Ah tidak, 6 bulan!

7. Membersihkan toilet-toilet pom bensin yang ada di seluruh Indonesia selama setahun.

8. Berjalan mundur dari sabang sampe merauke. Pas nyeberang pake kapal, dia juga harus mundur bolak-balik di kapal itu.

9. Diikat di tengah jalan, terus setiap org yang lewat harus nyubit pipinya.

10. Menari hula hoop di depan presiden dan disiarkan secara langsung di TV. Setelah itu seluruh penari hula hoop di Indonesia nimpukin dia pake bata.

Hmmm… kira-kira apa lagi ya? ada yang mau nambahin?

4 thoughts on “Hukuman Apa Sih yang Pantas Buat Koruptor?

  1. Iya tuh bener, pada dibuntungin aja tangannya biar pada kapok & ga ada yang ngikutin… Masa orang kecil nyuri sedikit dipenjara eh yang korup gede2an banyakan yang lolosnya. Pantesan Prita sampe ngumpulin koin buat keadilan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s