7,3 SR

earthquake2Ah sudah lama aku ingin menuliskan kejadian-kejadian yang kualami, namun baru kali ini aku bisa kembali menuangkan apa yang ada di benakku melalui tulisan. Soalnya, komputerku sempat terkena virus, jadi aku tidak bisa mengoperasikan program-program yang ada di dalamnya, termasuk MS Word. Tapi alhamdulillah, sekarang sudah bisa.

Aku ingin menceritakan kejadian yang baru kualami dua hari yang lalu, tepatnya hari Rabu, 2 September 2009. Kejadian yang membuatku panik dan membuatku semakin yakin bahwa Allah Mahakuasa dan manusia tidak berdaya. Bandung diguncang gempa. Saat itu sekitar pukul 14.00 aku pergi ke BSM setelah mengikuti pelatihan public speaking di LPK Karya Jelita, Jln. Terusan Buahbatu 294. Sambil menunggu jam kerja, aku menyempatkan diri untuk mencari buku-buku baru yang akan aku resensi di Gramedia BSM.

Baru sekitar setengah jam di sana, ketika aku sedang baca-baca, tiba-tiba pijakan kakiku terasa tak seimbang. Aku sempat termangu beberapa saat, sampai akhirnya aku menyadari guncangan hebat terjadi. Aku langsung keluar Gramedia dan mencari jalan keluar mall. Tak kuduga ternyata di luar orang-orang berhamburan menuju escalator. Karena panic, aku pun tak tahu arah jalan ke luar. Akhirnya aku mengikuti orang-orang menuruni tangga. Di tangga berjalan itu orang-orang berdesak-desakan. Sebagian besar dari mereka, termasuk aku, membaca doa-doa, membaca takbir, istigfar, dan menyebut asma-asma Tuhan, memohon perlindungan-Nya atas segala hal buruk yang mungkin terjadi. Syukurlah, di tengah kepanikan itu, tidak ada yang saling dorong, yang memungkinkan orang untuk terjatuh dari tangga. Sampai di bawah, aku langsung bergegas ke luar mall bersama orang-orang. Di luar, ternyata orang-orang sudah berkerumun menyaksikan bangunan mall yang hendak roboh. Namun ternyata setelah di luar, keadaan sudah normal. Alhamdulillah.

Beberapa saat kemudian muncul berita di TV. Rupanya gempa berkekuatan 7,3 pada skala Richter telah mengguncang Tasikmalaya dan sekitarnya. Getarannya juga dirasakan di Bandung dan Jakarta. Banyak karyawan keluar gedung setelah merasakan getaran itu.

Kejadian ini hanyalah salah satu bukti dari kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Sebaliknya, manusia hanyalah mahluk kecil yang tidak berdaya. Bayangkan saja, hanya dengan getaran, manusia sudah panik bahkan tidak berdaya. Oleh karena itu, tidak ada satu alasan pun yang bisa membuat manusia sombong, karena sombong hanyalah milik Allah SWT. (ceps)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s