Beburu Makanan Khas Kuningan

Pulang dari suatu daerah tanpa membawa oleh-oleh ibarat memanjat pohon tanpa memetik buahnya. Tak heran, banyak orang mencari jajanan khas ataupun cinderamata ketika pergi ke suatu daerah untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Termasuk di daerah Kuningan, Jawa Barat. Jajanan khas di kota yang disebut sebagai kota kuda ini salah satunya bisa ditemukan di Jln. Siliwangi, di sekitar bundaran Cijoho.

Di kawasan jalan tersebut, kita bisa menemukan berbagai makanan khas Kota Kuningan yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Di antaranya adalah peuyeum ketan, ketempling, dan leupeut. Selain itu, kita juga bisa menemukan minuman khas, yaitu jeniper.

Peuyeum atau tape ketan berbeda dengan peuyeum singkong yang biasa ditemukan di daerah Bandung dan sekitarnya. Selain bahan bakunya berbeda, peuyeum ketan juga dikemas dalam bentuk yang unik, yakni dibungkus dengan daun jambu sehingga menimbulkan aroma yang segar. Sebelum siap disantap, peueyum ketan difermentasikan selama tiga hari di dalam sebuah ember. Ember tersebut nantinya digunakan sebagai kemasan. Satu ember berisi sekitar 100 buah peuyeum dan dihargai Rp 40.000-Rp 50.000. Makanan ini cocok untuk hidangan pencuci mulut.

Selain peuyeum ketan, ketempling juga menjadi salah satu jajanan khas kuningan. Makanan berbahan dasar singkong ini dibuat dalam bentuk keripik. Pada umumnya, ketempling berbentuk bulat dengan diameter 3-5 cm. Rasanya yang renyah dan gurih mampu memanjakan lidah Anda. Sekali mencobanya, tangan Anda tak akan berhenti untuk mengambilnya. Jenis makanan ini biasanya tersedia dalam kemasan plastik 250-500 gram dengan harga Rp 3.000-Rp 6.000 tiap kemasan.

Ketempling bisa digunakan sebagai pengganti kerupuk.
Makanan yang tak kalah uniknya adalah leupeut. Sama seperti peuyeum ketan, leupeut juga berbahan dasar beras ketan. Untuk membuat leupeut, beras ketan dimasukkan ke dalam daun pandan dan dimasak selama kurang lebih tiga jam sampai mengeras. Kemudian, leupeut diikat dengan menggunakan serabut daun pandan. Satu ikat leupeut yang terdiri atas 10 buah ini berharga Rp 7.000-Rp 8.000. Makanan ini cocok sekali disantap dengan ketempling sebagai menu sarapan Anda.

Semua makanan tersebut rasanya kurang lengkap tanpa minuman. Di kota Prabu Siliwangi ini, kita juga bisa menemukan minuman khas, yaitu jeniper. Namanya terdengar seperti nama artis beken. Namun, jeniper sebenarnya merupakan kependekan dari jeruk nipis peras. Minuman ini memang terbuat dari sari buah jeruk nipis yang dibuat dalam bentuk sirup dan berkhasiat sebagai penambah stamina. Satu botol jeniper berisi 200-250 ml dan berharga Rp 3.000-Rp 5.000. Minuman ini siap membasahi kerongkongan dan membuat Anda lebih bersemangat.

About these ads

One Response

  1. bisa beli di jakarta ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 95 other followers

%d bloggers like this: